Sabtu, 13 September 2014

PS Kuadrat

assalamu'laikum wr . wb
bagaimana kabarnya sobat sehat kah ? alhamdullilah pasti sehat :)


PS kuadrat ( PENGORBANAN SIA-SIA)
Ehm .... baru kemarin rasanya dekat :) tapi sekarang rasanya jauh :) 
oke Let's gooooo 

suatu hari ... (kayak dongen :v ) bercanda guys :)
ya pada hari (kayak nyanyian ) trs gimana bukanya :v

ya  tgl 10-9-14 :v kisahnya sih seerhana hanya mau pinjam buku :v
sekian lama sih ngga hubungan dekat mencoba melupakan tapi kok tgl 9 hadir :v terasa kembali lagi rasa itu :)
demi kejadian itu yang mestinya liqo (perkumpulan) kubatalkan karna ya begitulah kalau saya urusan  dengan cewek semua terlupakan hihihihih 
janjian ,,,,, sejak kejaian itu chat dll mulai dibales TAPI tak pernah membahagiakan sedikitpun kalau saya memberi permintaan kepadanya :) Tetap syukuri saja lah :v meskipun sakit :)
 kejadian rabu itu berlalu tiba tiba tgl 13 ( sabtunya ) pinjam bukulagi :) saat itu ada jadwal latihan pramuka --" kukorbankan lagi deminya --" datang kekelas sambil nanya , "pye ,please dango wibbb" ya mau gimana lagi LULUH lah hati saya L L    setelah Pulang ternyataaa eh ternyata janjian  ditunggu dipasar  ternyata dia SMS pending <lagi" jarigan membuat jengekel> sampai lama sekali ternyata sudah sampai rumah  - -“ lagi lagi hrus mengantarkan ke rumah L dengan iklas mengantarkan kerumah J ,,,,,,,,,,,,,,,,,

tiba tiba eh ternyata Sakit panas Kambuh eh didiemin ga diperhatiin ga di apa sajalah yang negative(padahal iya...iyaaa benar benar negative semua) aja J
tiba” pagi” buat Pm buat temen deket nya “ hati-hati” trs Pm buat aku mana ???? kalau dipikir pikir kenal nya baru deket sama dia(temen deket) lagian temen deket atau pacar deket atau pacar  nya ,,,assssssssudahlah :v Ga kebayang jika pacaran dengannya :v otrs kalau gini gimana sobat mengobati galau saya -_-   


Sabtu, 13 Juli 2013

Asal muasal adzan

Asal muasal adzan

Lafal azan tersebut diperoleh dari hadis tentang asal muasal adzan dan iqamahAbu Daud mengisahkan bahwa Abdullah bin abbasberkata sebagai berikut: "Ketika cara memanggil kaum muslimin untuk salat dimusyawarahkan, suatu malam dalam tidurku aku bermimpi. Aku melihat ada seseorang sedang menenteng sebuah lonceng. Aku dekati orang itu dan bertanya kepadanya, "apakah ia bermaksud akan menjual lonceng itu? Jika memang begitu, aku memintanya untuk menjual kepadaku saja". Orang tersebut justru bertanya," Untuk apa?" Aku menjawabnya, "Bahwa dengan membunyikan lonceng itu, kami dapat memanggil kaum muslim untuk menunaikan salat". Orang itu berkata lagi, "Maukah kamu kuajari cara yang lebih baik? Dan aku menjawab, "ya" dan dia berkata lagi dengan suara yang amat lantang:
  • Allahu Akbar Allahu Akbar
  • Asyhadu alla ilaha illallah
  • Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah
  • Hayya 'alash sholah (2 kali)
  • Hayya 'alal falah (2 kali)
  • Allahu Akbar Allahu Akbar
  • La ilaha illallah
Ketika esoknya aku bangun, aku menemui Nabi Muhammad.SAW, dan menceritakan perihal mimpi itu kepadanya, kemudian Nabi Muhammad. SAW, berkata, "Itu mimpi yang sebetulnya nyata. Berdirilah disamping Bilal dan ajarilah dia bagaimana mengucapkan kalimat itu. Dia harus mengumandangkan adzan seperti itu dan dia memiliki suara yang amat lantang." Lalu akupun melakukan hal itu bersama Bilal." Rupanya, mimpi serupa dialami pula oleh Umar. Ia juga menceritakannya kepada Nabi Muhammad SAW.